Apa Saja Adab Saat Mendengarkan Adzan? Berikut Jawabannya

Adzan adalah panggilan bagi umat Muslim untuk melaksanakan shalat, dan tidak hanya sekadar suara yang memenuhi udara. Adzan merupakan pengingat dari Allah SWT, sebuah momen yang memanggil kita untuk menyambut ibadah.

Oleh karena itu, mendengarkan adzan bukan hanya kewajiban, tetapi juga suatu kesempatan untuk meresapi setiap kata yang dikumandangkan, serta menghormatinya dengan sikap yang sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW. Lalu, bagaimana seharusnya kita bersikap saat mendengarkan adzan, dan apa yang perlu kita lakukan untuk menjawabnya?

1. Hendaknya Mendengarkan Adzan dengan Khusyuk

Adab pertama yang perlu kita perhatikan saat mendengarkan adzan adalah mendengarkannya dengan khusyuk. Jangan terganggu dengan percakapan atau aktivitas lain yang bisa mengalihkan perhatian kita dari adzan. Saat adzan dikumandangkan, kita disunnahkan untuk mendengarkannya dengan hati yang tenang dan penuh perhatian, seolah-olah setiap kata yang diucapkan mengingatkan kita akan panggilan Tuhan.

Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang dikatakan muadzin.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Menjawab Adzan dengan Mengikuti Apa yang Diucapkan Muadzin

Setelah mendengarkan adzan, kita disunnahkan untuk menjawab setiap kalimat yang diucapkan oleh muadzin, kecuali pada kalimat “Hayya ‘ala shalah” (Marilah menuju shalat) dan “Hayya ‘ala falah” (Marilah menuju kemenangan). Pada kedua kalimat ini, kita cukup menjawab “La hawla wa la quwwata illa billah” (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).

Berikut adalah cara menjawab adzan dengan benar:

  1. Ketika Muadzin Mengatakan “Allahu Akbar, Allahu Akbar”:

    • Jawab: “Allahu Akbar, Allahu Akbar” (sama seperti muadzin).

  2. Ketika Muadzin Mengatakan “Ashhadu alla ilaha illallah”:

    • Jawab: “Ashhadu alla ilaha illallah” (sama seperti muadzin).

  3. Ketika Muadzin Mengatakan “Ashhadu anna Muhammadur Rasulullah”:

    • Jawab: “Ashhadu anna Muhammadur Rasulullah” (sama seperti muadzin).

  4. Ketika Muadzin Mengatakan “Hayya ‘ala shalah”:

    • Jawab: “La hawla wa la quwwata illa billah.”

  5. Ketika Muadzin Mengatakan “Hayya ‘ala falah”:

    • Jawab: “La hawla wa la quwwata illa billah.”

  6. Ketika Muadzin Mengatakan “Allahu Akbar, Allahu Akbar”:

    • Jawab: “Allahu Akbar, Allahu Akbar.”

  7. Ketika Muadzin Mengatakan “La ilaha illallah”:

    • Jawab: “La ilaha illallah.”

3. Berdoa Setelah Adzan

Setelah menjawab adzan, kita disunnahkan untuk membaca doa yang sangat dianjurkan. Salah satu doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW setelah adzan adalah:

Doa Setelah Adzan:
“Allahumma rabba hadhihi da’watil tammat, was salatil qa’imah, ati Muhammadanil wasilah wal fadilah, waba’ath-hu maqaman mahmudanil latzi wa’attah.”

Artinya:
“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan dilaksanakan, berikanlah kepada Nabi Muhammad SAW wasilah dan keutamaan, serta angkatlah derajat beliau yang tinggi dan mulia, dan berikanlah kepadanya tempat yang terpuji yang Engkau janjikan.”

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setelah adzan sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW dan untuk memohon kepada Allah SWT agar memberi kedudukan yang tinggi kepada beliau.

4. Segera Melaksanakan Shalat

Setelah mendengarkan adzan dan berdoa, adab yang terakhir adalah segera melaksanakan shalat yang telah dipanggilkan oleh adzan tersebut. Jangan menunda-nunda waktu shalat, karena shalat adalah kewajiban yang sangat penting bagi umat Islam.

Kesimpulan

Mendengarkan adzan adalah momen yang penuh makna, dan kita dianjurkan untuk menghadapinya dengan penuh perhatian dan penghormatan. Dengan mengikuti adab yang benar dan menjawab adzan sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW, kita tidak hanya menjalankan kewajiban, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah shalat, dan semoga setiap adzan yang kita dengar mengingatkan kita untuk lebih khusyuk dalam beribadah.

BACA JUGA: Baru Pertama kali Berzakat? Ini Yang Harus Diperhatikan