Kamu Merasa Kurang Baik? Ini Pernyataan Allah dalam Al-Qur’an

Saat Hati Merasa Tidak Cukup

Pernah merasa lelah, minder, atau bertanya dalam hati, “Kenapa aku begini-begini saja?”
Merasa kurang baik—baik secara iman, kemampuan, atau hidup—adalah perasaan yang sangat manusiawi. Namun sering kali, kita lupa satu hal penting: Allah tidak pernah memandang hamba-Nya dengan kacamata putus asa.

Al-Qur’an bukan hanya kitab hukum dan ibadah, tetapi juga surat cinta Allah untuk hati yang rapuh. Di dalamnya, ada banyak pernyataan Allah yang menenangkan, menguatkan, dan mengingatkan bahwa kita masih berharga.


1. Allah Tidak Pernah Membebani di Luar Kemampuan

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(QS. Al-Baqarah: 286)

Ayat ini adalah pengingat lembut bahwa apa pun yang sedang kamu hadapi saat ini bukan kesalahan, dan bukan pula tanda bahwa kamu lemah. Jika Allah izinkan itu terjadi, berarti kamu mampu melewatinya, meski caranya pelan dan penuh air mata.

Kadang kita hanya perlu percaya, bukan pada diri sendiri, tapi pada penilaian Allah terhadap kita.


2. Kamu Berharga di Mata Allah

“Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam.”
(QS. Al-Isra’: 70)

Jika kamu merasa rendah diri atau merasa hidupmu tidak berarti, ayat ini menegaskan satu hal: kemuliaanmu sudah Allah tetapkan sejak awal penciptaan.

Nilai dirimu tidak ditentukan oleh pencapaian, pujian manusia, atau standar dunia. Allah sendiri yang memuliakanmu.


3. Kesedihanmu Diperhatikan oleh Allah

“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.”
(QS. At-Taubah: 40)

Allah tidak pernah menegur kesedihan dengan kata “lemah”. Sebaliknya, Allah menghadirkan kebersamaan-Nya sebagai jawaban. Saat kamu merasa sendirian, ayat ini mengingatkan bahwa kamu tidak pernah benar-benar sendiri.


4. Harapan Tidak Pernah Ditutup

“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.”
(QS. Az-Zumar: 53)

Ini adalah salah satu kata mutiara paling kuat dalam Al-Qur’an. Allah tidak berkata “jangan berdosa”, tetapi “jangan berputus asa”. Artinya, seburuk apa pun masa lalumu, pintu harapan selalu terbuka.

Allah lebih cepat memberi ampunan daripada manusia memberi penghakiman.


5. Prosesmu Dihargai, Sekecil Apa Pun

“Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. At-Taubah: 120)

Kebaikan yang tidak dilihat manusia, langkah kecil yang terasa sia-sia, niat baik yang belum terwujud—semuanya dicatat dan dihargai oleh Allah. Tidak ada proses yang benar-benar gagal di sisi-Nya.


Kamu Tidak Kurang, Kamu Sedang Bertumbuh

Jika hari ini kamu merasa kurang baik, mungkin bukan karena kamu gagal, tetapi karena Allah sedang membentukmu. Al-Qur’an hadir bukan untuk menghakimi, melainkan menenangkan dan membimbing hati yang sedang lelah.

Maka saat pikiranmu berkata, “Aku tidak cukup baik”, biarkan Al-Qur’an menjawabnya dengan pernyataan Allah yang penuh kasih.

BACA JUGA: Doa Akhir Tahun 2025: Menutup Tahun Dengan Penuh Berkah