Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tapi juga tentang memperhalus rasa empati kita melalui berbagi. Kalau kata anak muda zaman sekarang, Ramadhan itu waktu paling tepat buat upgrade diri dan tabungan akhirat.
Kenapa sih kita sangat dianjurkan bersedekah di bulan ini? Padahal kan pengeluaran buat takjil dan baju lebaran sudah cukup menguras kantong? Nah, di sinilah letak seninya. Mari kita bedah bareng-bareng apa saja keutamaannya!
1. Pahala yang Berlipat Ganda
Di bulan lain, sedekah kita dibalas 10 kali lipat. Tapi di bulan Ramadhan? Angkanya melesat jauh. Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau menjadi jauh lebih dermawan saat Ramadhan tiba.
Sesuai dengan sebuah hadist:
“Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR Tirmidzi).
Bayangkan, Sahabat, setiap rupiah yang kita sisihkan untuk mereka yang membutuhkan di desa-desa binaan, nilainya di sisi Allah SWT tidak lagi terbatas. Ini adalah investasi paling menguntungkan yang pernah ada.
BACA JUGA: Sembunyi dalam Berbuat Baik: Bolehkah Merahasiakan Amal Saleh?
2. Penghapus Dosa dan Peneduh di Hari Akhir
Kita manusia biasa yang tentu tidak luput dari khilaf. Sedekah berfungsi seperti air yang memadamkan api. Puasa kita mungkin masih sering ternoda dengan ghibah kecil atau rasa kesal, maka sedekah hadir sebagai penyempurna.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi).
Selain itu, kelak di hari kiamat, sedekah yang kita berikan akan menjadi naungan yang sejuk saat matahari terasa begitu dekat. Keren banget, kan?
3. Meraih Pahala Puasa Orang Lain
Ingin dapat pahala puasa dobel tapi cuma sanggup puasa satu hari? Rahasianya adalah memberikan makanan berbuka (ifthar).
“Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi).
Hanya dengan sebungkus nasi atau segelas air untuk musafir, Sahabat sudah mengantongi pahala puasa mereka. Inilah indahnya berbagi di bulan penuh berkah.
4. Membuka Pintu Surga Ar-Rayyan
Tahukah Sahabat kalau surga punya pintu khusus? Selain pintu Ar-Rayyan untuk orang yang berpuasa, ada juga pintu sedekah. Dengan rajin berbagi di bulan Ramadhan, kita sedang mengetuk pintu-pintu langit agar kelak kita dipanggil melalui jalur istimewa tersebut.
Ramadhan: Waktunya Menanam, Waktunya Berbagi
Pada akhirnya Ramadhan akan berlalu, namun jejak kebaikan yang kita tanam akan tetap abadi. Bersedekah bukan tentang seberapa besar nominal yang kita keluarkan, melainkan tentang seberapa besar ketulusan yang kita sertakan. Kadang, satu langkah kecil kita adalah jawaban dari doa-doa panjang saudara kita di pelosok desa yang sedang kesulitan.
Sekarang, berbagi kebahagiaan jadi jauh lebih mudah dan transparan. Melalui platform Berbagi Amal, Sahabat bisa memilih program yang paling dekat dengan hati.
Cukup dengan beberapa klik dari ponsel, sedekah Sahabat sudah meluncur menjadi aliran pahala yang insyaAllah tak terputus. Yuk Klik Disini dan lihat bagaimana kontribusi kecil kita bisa melukis senyum di wajah mereka.
Karena setiap amal, sekecil apapun, selalu punya jalan untuk kembali membawa keberkahan bagi pengirimnya.