Banyak dari kita yang merasa lemas, mengantuk, atau bahkan wajah terlihat kusam saat memasuki jam-jam kritis di siang hari. Padahal, puasa seharusnya tidak menjadi alasan untuk “loyo”. Justru, Rasulullah SAW dan para sahabat dahulu tetap melakukan aktivitas besar meski sedang berpuasa.
Nah, supaya tetap fresh, bugar, dan produktif sepanjang hari, yuk simak tips rahasia berikut ini!
1. Kunci Utama: Jangan Melewatkan Sahur
Sahur bukan sekadar tradisi, tapi sumber energi utama kita. Rasulullah SAW bersabda:
“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Pastikan menu sahur mengandung karbohidrat kompleks (seperti nasi merah atau gandum) dan protein. Jenis makanan ini dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga energi tetap stabil hingga sore hari.
2. Tips Rahasia: Akhiri Sahur dengan Air Hangat
Ini dia tips yang sering dianggap sepele tapi manfaatnya luar biasa: minumlah air hangat sebagai penutup sahur. Setelah kita menyantap berbagai hidangan—terutama yang berminyak atau bersantan—lemak seringkali menempel di dinding tenggorokan. Jika dibiarkan, ini akan memicu rasa haus yang lebih cepat dan rasa tidak nyaman (serak) di siang hari. Air hangat berfungsi untuk “meluruhkan” sisa lemak dan membersihkan tenggorokan, sehingga tidak gampang merasa haus dan napas pun terasa lebih plong.
3. Hidrasi dengan Pola 2-4-2
Salah satu penyebab utama wajah terlihat kusam adalah dehidrasi. Siasati asupan cairan dengan pola 2-4-2:
-
2 Gelas saat berbuka.
-
4 Gelas di malam hari (antara setelah tarawih hingga sebelum tidur).
-
2 Gelas saat sahur (termasuk air hangat sebagai penutupnya).
BACA JUGA: Apa Saja Manfaat Wakaf di Bulan Ramadan? Simak Pembahasan ini!
4. “Power Nap” Bukan Tidur Seharian
Tidur memang ibadah saat puasa, tapi kalau tidurnya dari pagi sampai magrib, itu namanya simulasi hibernasi, Sahabat!
Cobalah lakukan Power Nap selama 15–20 menit di jam istirahat siang. Tidur singkat ini sangat efektif untuk me-recharge otak agar kembali segar tanpa membuat tubuh terasa makin lemas setelah bangun.
5. Jaga Kebersihan dan Penampilan
Segar tidak hanya dari dalam, tapi juga dari luar. Jangan malas untuk mencuci muka atau menggunakan pelembap agar kulit tidak kering. Menggosok gigi dan menggunakan mouthwash setelah sahur juga sangat penting agar kita tetap percaya diri saat berinteraksi.
Ingat, Allah SWT menyukai keindahan dan kebersihan:
“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan.” (HR. Muslim).
6. Atur Mindset dan Tetap Bergerak
Pikiran sangat memengaruhi fisik. Jika Sahabat terus berpikir “Duh, lapar ya”, maka tubuh akan merespons hal yang sama. Tetaplah aktif bergerak ringan, seperti jalan santai atau peregangan di meja kerja. Gerakan fisik memicu sirkulasi darah yang membuat wajah tampak lebih merona dan tidak pucat.
Kesimpulan
Menjalankan puasa bukan berarti kita harus “cuti” dari tampil segar. Dengan menjaga pola makan, menutup sahur dengan air hangat, dan menjaga niat yang tulus, insyaAllah tubuh akan terasa lebih ringan dan ibadah pun maksimal.
Mari jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum untuk sehat secara jasmani dan rohani.