Pernahkah Sahabat merasa sangat lapar saat sore hari, membayangkan semua menu takjil sanggup dilahap, tapi begitu azan berkumandang dan baru minum segelas air serta sedikit camilan, perut rasanya sudah “full” alias kenyang sekali? Bahkan, terkadang diikuti rasa begah yang membuat kita malas bergerak untuk salat Maghrib atau Tarawih.
Tenang, Sahabat tidak sendirian. Fenomena ini ada penjelasan ilmiahnya, lho. Yuk, kita bahas bareng-bareng!
1. Kapasitas Lambung yang “Beristirahat”
Selama lebih dari 12 jam, lambung kita tidak menerima asupan. Hal ini membuat otot-otot lambung menjadi lebih rileks dan volumenya sedikit menyusut secara fungsional. Saat kita tiba-tiba mengisinya dengan makanan dalam jumlah banyak atau tekstur yang berat, lambung akan memberikan sinyal “penuh” lebih cepat karena kaget dengan perubahan tekanan yang mendadak.
2. Lonjakan Gula Darah yang Drastis
Saat berbuka dengan yang manis-manis secara berlebihan, kadar glukosa dalam darah melonjak cepat. Otak kemudian menerima sinyal bahwa tubuh sudah memiliki energi yang cukup. Hasilnya? Rasa lapar hilang seketika, namun biasanya ini hanya bertahan sebentar dan sering memicu rasa kantuk setelahnya.
BACA JUGA: Tidur: Cara Lembut Allah Menghilangkan Amarah Hamba-Nya
3. Gas yang Terperangkap
Minum minuman bersoda atau makan terlalu terburu-buru menyebabkan banyak udara ikut tertelan (aerophagia). Udara yang terperangkap ini membuat perut terasa kembung dan memberikan sensasi kenyang palsu yang tidak nyaman.
Tuntunan Islam: Makan Secukupnya
Islam telah memberikan panduan yang sangat indah mengenai pola makan. Rasulullah SAW bersabda:
“Tiada tempat yang paling buruk dipenuhi oleh manusia daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika pun harus memenuhinya, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk bernapas.” (HR. Tirmidzi).
Hadis ini adalah kunci, Sahabat. Mengisi perut secara berlebihan hingga tidak ada ruang untuk bernapas justru akan mendatangkan kemudaratan bagi kesehatan dan kekhusyukan ibadah kita.
Tips Agar Berbuka Terasa Nyaman
Agar Sahabat tetap fit dan tidak cepat begah, coba terapkan langkah simpel ini:
-
Awali dengan Kurma dan Air Putih: Sesuai sunnah, kurma memberikan energi instan yang lembut bagi lambung.
-
Beri Jeda: Setelah makan ringan, tunaikan salat Maghrib terlebih dahulu. Ini memberi waktu bagi sistem pencernaan untuk “bangun” sebelum menerima makanan berat.
-
Kunyah dengan Perlahan: Menghancurkan makanan dengan sempurna di mulut akan meringankan kerja lambung.
-
Hindari Gorengan Berlebih: Lemak jenuh pada gorengan membutuhkan waktu lama untuk dicerna, yang memicu rasa begah lebih lama.
Menjaga kesehatan saat Ramadan adalah bentuk syukur kita atas nikmat tubuh yang Allah berikan. Dengan perut yang nyaman, ibadah pun jadi lebih ringan.